,

Indeks Kanal

Desa Kedotan Lahirkan Generasi Rabbani Lewat Rumah Tahfidz

Kamis, 01 Januari 2026, Januari 01, 2026 WIB Last Updated 2026-06-12T04:47:20Z



Literasijambi.com, Muaro Jambi - Suasana haru dan penuh khidmat menyelimuti pelaksanaan Wisuda ke-VIII Rumah Tahfidz Al Amilin Desa Kedotan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi, yang berlangsung pada Kamis (1/1/26).

Kegiatan yang menjadi momentum bersejarah bagi para santri penghafal Al-Qur’an tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, S.Sos., MT, bersama sejumlah tokoh agama, unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan para orang tua wisudawan.

Kehadiran para pemangku kepentingan dalam acara ini menjadi bukti nyata dukungan terhadap pengembangan pendidikan keagamaan di tingkat desa.

Sejak awal hingga akhir acara, suasana berlangsung penuh kekhusyukan, menandai keberhasilan para santri yang telah menempuh proses panjang dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an.

Kepala Desa Kedotan, Sopri Januardi Indra, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang mendalam kepada seluruh guru, pengurus Rumah Tahfidz, serta orang tua yang telah berperan besar dalam membimbing dan mendukung para santri hingga mencapai tahap wisuda.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Kedotan mengaku sangat bangga dan mengapresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya Wisuda ke-VIII ini. Keberadaan Rumah Tahfidz Al Amilin merupakan aset terbesar desa dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujar Sopri.

Menurutnya, keberhasilan Rumah Tahfidz Al Amilin selama delapan angkatan menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga pendidik, tokoh agama, dan masyarakat mampu melahirkan generasi muda yang berkarakter dan berdaya saing.

Sementara itu, Sekda Muaro Jambi, Budhi Hartono, dalam arahannya menyampaikan apresiasi atas konsistensi Pemerintah Desa Kedotan dalam mendukung program keagamaan yang berdampak langsung terhadap pembangunan sumber daya manusia.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memberikan dukungan penuh terhadap keberadaan rumah tahfidz sebagai salah satu benteng moral dan spiritual bagi generasi muda di tengah pesatnya perkembangan zaman.

“Program seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan. Para penghafal Al-Qur’an tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan desa, tetapi juga menjadi investasi besar daerah dalam membangun generasi yang beriman, berakhlak, dan memiliki ketahanan moral yang kuat,” ungkap Budhi Hartono.

Acara semakin semarak ketika memasuki prosesi inti berupa pengalungan samir wisuda kepada para santri yang dinyatakan lulus. Momen tersebut disambut haru oleh para orang tua yang turut menyaksikan keberhasilan putra-putri mereka menuntaskan target hafalan Al-Qur’an.

Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan prestasi para santri, panitia juga memberikan penghargaan khusus kepada wisudawan dengan capaian hafalan terbaik. Penghargaan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an.

Melalui penyelenggaraan Wisuda ke-VIII Rumah Tahfidz Al Amilin ini, Pemerintah Desa Kedotan kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan syiar Islam dan pendidikan Al-Qur’an di desa.

Dukungan tersebut akan diwujudkan melalui berbagai program pembinaan dan penguatan kelembagaan rumah tahfidz agar mampu terus melahirkan generasi Rabbani yang menjadi kebanggaan masyarakat serta membawa keberkahan bagi Desa Kedotan dan Kabupaten Muaro Jambi.

“Membangun desa tidak hanya melalui infrastruktur, tetapi juga melalui pembangunan akhlak dan karakter generasi muda. Rumah Tahfidz Al Amilin telah menjadi bagian penting dari cita-cita besar tersebut,” tutup Sopri Januardi Indra.

Iklan