Literasijambi.com, Muaro Jambi - Di tengah duka akibat musibah kebakaran, perhatian dan kepedulian pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, turun langsung menyerahkan bantuan kepada Abu Hasan, warga Desa Penyegat Olak yang menjadi korban kebakaran rumah, Jumat (26/9) pagi.
Kedatangan Sekda bukan sekadar menyerahkan bantuan. Ia juga menyempatkan diri bertemu dan berbincang dengan keluarga korban, sekaligus memberikan dukungan moril agar keluarga Abu Hasan tetap kuat menghadapi musibah yang terjadi.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah tersebut.
“Kami turut prihatin dan berduka atas musibah yang menimpa keluarga Bapak Abu Hasan. Pemerintah harus hadir ketika masyarakat sedang menghadapi kesulitan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga,” katanya.
Menurutnya, musibah kebakaran tentu meninggalkan kerugian dan beban yang tidak ringan bagi korban. Karena itu, pemerintah daerah berupaya memberikan perhatian dan bantuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.
“Memang bantuan ini tidak akan mengganti seluruh kerugian yang dialami. Namun, ini adalah bentuk kepedulian dan komitmen kami bahwa masyarakat tidak menghadapi musibah ini sendirian. Semoga keluarga diberikan kekuatan, kesabaran, dan segera dapat bangkit kembali,” sampainya.
Bantuan yang diserahkan berupa kebutuhan logistik dasar, bahan pangan, serta bantuan darurat lainnya. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga korban selama masa pemulihan pascakebakaran.
Keluarga Abu Hasan bersama warga setempat menyambut baik kedatangan Sekda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi. Mereka menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas respons cepat pemerintah dalam membantu warga yang sedang tertimpa musibah.
Selain memberikan bantuan, Budhi juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah. Pemeriksaan instalasi listrik, penggunaan kompor, dan sumber api lainnya dinilai penting untuk mencegah terjadinya kebakaran.
“Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati. Pastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, jangan meninggalkan kompor atau sumber api tanpa pengawasan, dan segera laporkan jika menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” tandasnya.








