,

Indeks Kanal

Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Ini Pesan Ketua DPRD Muaro Jambi

Kamis, 13 Agustus 2026, Agustus 13, 2026 WIB Last Updated 2026-09-12T10:42:12Z


Literasijambi.com, Muaro Jambi -Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, membawa angin segar bagi ribuan masyarakat.

Menurut Aidi, pembangunan infrastruktur tidak semata-mata dilihat dari bentuk fisiknya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat setelah infrastruktur tersebut dibangun.

“Kami tentu menyambut baik peresmian Jembatan Merah Putih Presisi ini. Yang paling penting bagi kami di DPRD adalah bagaimana pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Aidi Hatta.

Jembatan tersebut memiliki panjang 90 meter dengan lebar 2 meter. Kehadirannya mampu memangkas jarak perjalanan masyarakat hingga 2 kilometer dan menghemat waktu tempuh sekitar 25 menit.

Bagi masyarakat Desa Raden Betung dan Desa Sebrang Betung, kondisi tersebut menjadi perubahan yang cukup berarti. Akses yang lebih singkat diharapkan dapat memperlancar berbagai aktivitas, mulai dari kegiatan ekonomi, pendidikan hingga kegiatan sosial masyarakat.

“Kalau jarak dan waktu tempuh bisa dipangkas sampai 25 menit, tentu ini sangat berarti bagi masyarakat. Waktu yang selama ini terbuang di perjalanan bisa digunakan untuk aktivitas lainnya. Ini manfaat yang langsung dirasakan masyarakat,” kata Aidi.

Politisi tersebut menilai, konektivitas antarwilayah menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Terlebih, jembatan tersebut memberikan manfaat bagi sekitar 11.782 jiwa.

“Kita berbicara tentang ribuan masyarakat yang mendapatkan manfaat dari jembatan ini. Artinya, infrastruktur seperti ini memiliki nilai strategis. Bukan hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dan peluang ekonomi,” tuturnya.

Aidi menambahkan, DPRD Muaro Jambi akan terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus memiliki perencanaan yang matang serta mempertimbangkan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kami di DPRD tentu akan terus mendukung pembangunan yang memang menjadi kebutuhan masyarakat. Pemerataan infrastruktur harus menjadi perhatian, terutama di wilayah yang masih membutuhkan akses penghubung yang lebih baik,” tegasnya.

Ia berharap, setelah diresmikan, Jembatan Merah Putih Presisi dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jembatan ini sudah dibangun dan diperbaiki untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, mari sama-sama kita jaga. Pemerintah, DPRD dan masyarakat punya tanggung jawab bersama agar infrastruktur ini bisa digunakan dalam waktu yang panjang,” ujarnya.


Bagi DPRD Muaro Jambi, peresmian Jembatan Merah Putih Presisi menjadi salah satu momentum penting dalam melihat bagaimana pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Aidi Hatta menegaskan, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya seberapa besar anggaran yang dikeluarkan atau seberapa megah infrastruktur yang dibangun, tetapi seberapa besar manfaat yang diterima masyarakat.

“Pada akhirnya pembangunan itu harus kembali kepada masyarakat. Kalau masyarakat lebih mudah bergerak, lebih cepat beraktivitas dan akses ekonominya semakin terbuka, berarti pembangunan tersebut memang memberikan manfaat. Itu yang harus terus kita dorong di Muaro Jambi,” pungkasnya.

Iklan