,

Indeks Kanal

Sampah Menggunung di Mendalo, DLH Turunkan 11 Armada dan Alat Berat

Rabu, 12 Agustus 2026, Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T04:22:46Z


Literasijambi.com, Muaro Jambi - Tumpukan sampah di sekitar tempat pembuangan sementara (TPS) di depan Perumahan Nava Village 4, Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jambi Luar Kota, Kabupaten Muaro Jambi, akhirnya dibersihkan.


Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Muaro Jambi menurunkan seluruh kekuatan personelnya untuk mengatasi timbulan sampah yang mengotori kawasan tersebut.


Sebanyak 11 unit armada pengangkut sampah dikerahkan. Pembersihan juga melibatkan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Muaro Jambi. 


Kepala DLH Kabupaten Muaro Jambi, Medison, mengatakan pembersihan dilakukan karena sampah tidak hanya menumpuk di dalam bak TPS, tetapi telah meluber ke area sekitarnya.


“Hari ini kami turunkan seluruh personel petugas kebersihan dan 11 armada untuk membersihkan timbulan sampah di sekitar TPS. Kami juga dibantu alat berat dari Dinas PUPR,” kata Medison, Rabu (12/8) pagi. 


Medison menyampaikan, persoalan utama bukan hanya kapasitas TPS, melainkan perilaku sebagian masyarakat yang masih membuang sampah di luar bak yang telah disediakan. Akibatnya, sampah menumpuk dan meluber ke area sekitar TPS.


“TPS ini tetap berfungsi. Yang kami minta adalah masyarakat disiplin membuang sampah ke bak yang sudah ditentukan. Jangan membuang sampah sembarangan di sekitar TPS,” sampainya.


DLH Muaro Jambi memastikan TPS di depan Perumahan Nava Village 4 tetap berfungsi. Untuk memperbaiki pola pengelolaan sampah di lokasi itu, DLH juga akan menyiapkan kontainer sampah.


Kontainer tersebut, kata Medison, nantinya diangkut secara berkala menggunakan truk amroll milik DLH Kabupaten Muaro Jambi dan dibawa menuju TPA Bukit Baling.


“TPS tetap berfungsi. Kami akan siapkan kontainer agar pengangkutan bisa dilakukan secara rutin dengan truk amroll menuju TPA Bukit Baling. Jadi, masyarakat tidak punya alasan untuk membuang sampah sembarangan di sekitar TPS,” ujarnya.


Medison menegaskan, kebersihan kawasan TPS bukan semata tanggung jawab pemerintah. Masyarakat, kata dia, juga memiliki peran menentukan agar fasilitas yang telah disediakan tidak berubah menjadi titik pembuangan sampah liar.


“Jangan sampai setelah dibersihkan, beberapa hari kemudian kembali menumpuk karena sampah dibuang di luar bak. Pemerintah sudah menyiapkan fasilitas dan armada, masyarakat juga harus ikut menjaga,” tandasnya.

Iklan