,

Indeks Kanal

Sidak Ketua DPRD Muaro Jambi di Mestong, Soroti Drainase dan Aliran Sungai di Kawasan Usaha

Senin, 18 Mei 2026, Mei 18, 2026 WIB Last Updated 2026-06-07T10:28:03Z


Literasijambi.com, Muaro Jambi - Intensitas hujan yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir menyebabkan sejumlah wilayah di Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, terdampak luapan air.


Warga menilai kondisi tersebut turut dipengaruhi oleh adanya pembangunan ruko dan kawasan pergudangan yang diduga mengganggu aliran drainase serta sungai alami di sekitar permukiman.


Menindaklanjuti laporan masyarakat, Ketua DPRD Muaro Jambi, Aidi Hatta, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Desa Pondok Meja, beberapa waktu lalu.


Dalam peninjauan itu, ia melihat langsung kondisi bangunan usaha yang berada di dekat aliran sungai dan drainase warga.


Salah satu lokasi yang disidak merupakan bangunan ruko yang digunakan sebagai bengkel mobil. Dari hasil peninjauan sementara, ditemukan adanya bagian bangunan yang berada cukup dekat dengan sempadan sungai, sehingga dikhawatirkan dapat mempengaruhi kapasitas aliran air saat curah hujan meningkat.


"Saya melakukan sidak di Desa Pondok Meja Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi. Atas dasar laporan masyarakat. Karena area di sini sering terjadi banjir. Jangan sampai aktivitas usaha berdampak pada masyarakat, terutama saat musim hujan seperti sekarang,” katanya.


Menurutnya, pemerintah daerah mendukung pertumbuhan investasi dan usaha di Kabupaten Muaro Jambi. Namun demikian, seluruh pihak diminta tetap mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk menjaga fungsi drainase dan aliran sungai agar tidak menimbulkan genangan maupun banjir.


“Kami berharap pihak pengusaha dapat segera melakukan pembenahan jika memang ditemukan saluran air yang terganggu. Ini demi kepentingan bersama dan kenyamanan masyarakat,” tambahnya.


Sidak kemudian dilanjutkan ke kawasan pergudangan di RT 26 Desa Pondok Meja. Di kawasan tersebut, rombongan menemukan adanya aliran air yang dinilai perlu dilakukan normalisasi agar fungsi drainase kembali optimal.


Menanggapi hal itu, DPRD Muaro Jambi bersama SKPD terkair dan pihak perusahaan langsung menggelar pertemuan di lokasi. 


"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak perusahaan, untuk membuat parit atau drainase sehingga air ini tidak terhambat lagi," tutupnya.

Iklan