,

Indeks Kanal

Sekda Muaro Jambi Tekankan Standarisasi dan Ketepatan Sasaran Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 03 Mei 2026, Mei 03, 2026 WIB Last Updated 2026-09-25T23:02:31Z


Literasijambi.com, Muaro Jambi - Pemerintah daerah terus memperkuat komitmen dalam memastikan keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu agenda prioritas nasional.


Hal itu tercermin dalam rapat konsolidasi tingkat Provinsi Jambi yang digelar pada Sabtu, (2/5/26) kemarin, di BW Luxury Hotel Jambi.


Sekretaris Daerah Kabupaten Muaro Jambi, Budhi Hartono, menegaskan bahwa kunci utama keberhasilan program ini terletak pada ketepatan sasaran serta keseragaman standar pelaksanaan di seluruh daerah.


“Program ini harus berjalan tepat sasaran, dengan standar yang sama di setiap daerah. Kita tidak ingin ada perbedaan persepsi di lapangan yang justru menghambat efektivitas pelaksanaan," katanya.


Menurut dia, forum konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk menyamakan langkah antar pemangku kepentingan, sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor.


“Konsolidasi seperti ini sangat penting agar seluruh unsur pelaksana memiliki pemahaman yang sama, baik dari sisi teknis distribusi maupun pengawasan,” sampainya.


Rapat yang dibuka oleh Gubernur Jambi, Al Haris, turut dihadiri Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, serta perwakilan dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.


Pertemuan ini juga menjadi ajang evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG, termasuk mengidentifikasi berbagai kendala teknis di lapangan.


Dalam kesempatan tersebut, Budhi kembali menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan makanan, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan yang mampu memberikan dampak nyata.


“Keberhasilan program ini bukan hanya soal distribusi, tetapi bagaimana kualitas pelaksanaannya benar-benar terjaga.Kita ingin setiap intervensi memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan asupan gizi anak-anak," ujarnya.


Ia juga menyoroti pentingnya penguatan peran pengawas gizi dan tim lapangan sebagai ujung tombak implementasi program.


“Sinergi antar unsur pelaksana harus terus diperkuat. Pengawas gizi, tim distribusi, hingga pihak sekolah harus berjalan dalam satu koordinasi yang solid.Tanpa itu, akan sulit memastikan program berjalan optimal," jelasnya.


Lebih lanjut, Budhi mengingatkan bahwa MBG merupakan bagian dari upaya besar pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.


“Program ini memiliki tujuan strategis jangka panjang. Karena itu, pelaksanaannya harus dilakukan secara serius, terukur, dan berkelanjutan,” tegasnya.


Melalui rapat konsolidasi ini, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat menyepakati langkah-langkah teknis yang lebih konkret dan terarah, sehingga berbagai hambatan yang selama ini dihadapi dapat segera diatasi.


“Kita ingin program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus,” tutupnya.

Iklan